Articles by "IDE KREATIF"
Showing posts with label IDE KREATIF. Show all posts
Siang hari ada ratusan lalat yang tengah berpesta pora di sebuah tempat sampah di belakang sebuah rumah. Salah seorang pemilik rumah itu nampak berjalan terburu-buru untuk keluar rumah dan dia lupa tidak menutup pintu rumah. Tak sengaja seekor lalat dari ratusan kerumunan yang sedang berpesta itu melihatnya, tak pelak ia pun langsung memanfaatkan kesempatan itu, lalu ia masuk ke rumah lewat pintu yang terbuka dan segera menuju ke meja makan. 



Si lalat berkata di dalam hati, “Aku bosan makan dari tempat sampah terus, sekali-sekali makan yang enak - enak lah” sembari menyantap hidangan yang terdapat di meja tersebut. Tak lama setelah itu si lalat pun akhirnya kenyang, dia memutuskan untuk keluar dari rumah secepatnya sebelum si pemilik rumah meyadari keberadaannya. Namun sayang, pintu sudah terkunci kesempatan si lalat untuk keluar rumah menjadi hilang.
Sekarang sang lalat hanya bisa memandangi kawan-kawannya dari balik jendela kaca sembari terus berjuang sekuat tenaga untuk bisa keluar dari rumah tersebut. Tanpa kenal lelah si lalat malang terus menabrak-nabrakan tubuhnya ke jendela kaca untuk bisa keluar dari rumah, tapi sayang, hasilnya nihil, dia tetap tidak bisa keluar dari rumah.

Tak terasa sore telah menjelang, sang lalat telah tersungkur di sebuah lantai, ia nampak kelelahan dan sangat frustasi karena ia terus-terusan menabrak-nabrakan tubuhnya ke jendela rumah. Tak lama setelah itu, datang sekumpulan semut yang tengah mencari makan. Tanpa adanya perlawanan dari si lalat, semut-semut tersebut dengan mudah berhasil menaklukan sang lalat. Kumpulan semut itu kemudian menggotong sang lalat ke tempat mereka. 

Di perjalanan salah satu dari kumpulan semut pekerja berbicara ke semut prajurit, “Kenapa si lalat bisa sekarat seperti ini ya?” si semut prajurit pun menjawab “Sebenarnya ia sudah bekerja keras untuk keluar dari rumah ini”. Si semut pekerja bertanya lagi “Bukannya ia sudah bekerja keras, tapi ko dia tidak bisa keluar?” si semut prajurit menjawabnya “Ya harusnya memang seperti itu, tapi yang menjadi permasalahannya adalah ia hanya melakukan sesuatu yang sama dan dilakukan secara terus menerus. Si lalat terus - terusan menabrakan tubuhnya ke kaca, seandainya saja ia terbang sedikit ke bagian atas. Di atas jendela kaca tersebut kan ada fentilasi, kenapa ia tidak keluar dari sana saja”. 

Nah pesan moral dari kisah ini, perisis seperti yang dikatakan Albert Einstein “Jangan mengharapkan sesuatu yang berbeda jika kita melakukannya dengan cara yang sama”. Memang tidak bisa kita pungikiri lagi sesuatu bisa saja berhasil dengan satu cara, contohnya batu yang bisa berlubang dan hancur jika terus menerus di tetesi oleh air. Tapi yang menjadi permasalahnya adalah mau berapa lama kita bertahan? Bagaimana jadinya jika kita melakukan dengan sesuatu yang berbeda? Tidak lagi dengan sebuah tetesan air akan tapi menggantikannya dengan hamtaman palu atau alat sejenisinya, tentunya batu akan lebih cepat hancur bukan?

Begitupun kita sebagai seorang guru, bisa saja kita berhasil dengan terus - terusan mengaplikasikan metode konvensional dalam pembelajaran, tapi bagaimana jika pembelajaran dibarengi juga dengan metode pembelajaran modern?  Bagaimana jadinya jika di dalam pembelajaran disediakan media - media pembelajaran terbarukan? Pasti akan lebih efektif dan efisien bukan?
Apakah anak didik anda memiliki kesulitan terhadap materi yang anda ajarkan? Semisal Fisika, Matematika, Kimia dan lain sebagainya? Yang jelas hanya anda sendiri yang tahu jawabannya. Memang tidak dapat disangkal lagi, pasti ada saja anak yang tidak suka sekaligus merasa kesulitan terhadap beberapa materi tertentu, khususnya materi yang sedang anda ajarkan. Jika sekiranya ini dibiarkan dan tidak diberikan perlakuan apa - apa terhadap si anak, maka akan sangat merugikan diri anak itu sendiri. Mereka akan menjadi antipati sekaligus menghindar dengan mata pelajaran tersebut, bukan hanya pada saat di ajar oleh anda saja akan tetapi pada saat yang menyampaikan mata pelajarannya guru lain pun tetap demikian. Si anak sudah menutup diri sepenuhnya terhadap mata pelajaran berangkutan.


Nah jika anda termasuk salah satu guru yang mendapati siswa demikian, perlu membaca tips - tips berikut ini. Yang isinya berkenaan dengan nasehat - nasehat yang dapat diberikan sang guru ke pada para siswa yang mengaggap mata pelajaran anda sulit.

Katakan bahwa mata pelajaran anda mudah dan tidak sulit

Anggapan sulit terhadap suatu mata pelajaran membuat sel - sel tubuh mengondisikan bahwa mata pelajaran itu sulit. Dengan menanamkan dalam benak si siswa bahwa mata pelajaran yang anda ampu itu mudah, semua sel dalam tubuh siswa akan mengondisikan bahwa mata pelajaran anda itu mudah. Dengan keyakinan seperti ini maka si anak akan memiliki modal 50% untuk menguasai materi dengan baik. 50% lainnya adalah usaha dari si anak itu sendiri. 

Nah buat para pendidik, jangan pernah lelah anda untuk memberikan nasehat ini kepada anak didik anda, ya meskipun akan sangat sulit untuk merubah pemikiran si anak terhadap mata pelajaran tersebut. Akan tetapi jika ini terus dilakukan secara kontinue dan terukur, maka lambat laun si siswa akan terpengaruh sedikit demi sedikit.

Katakan Kepada Mereka Jangan Antipati terhadap Mata Pelajaran Bersangkutan

Rasa antipati atau tidak suka terhadap suatu mata pelajaran berarti sama saja menutupi diri terhadap mata pelajaran bersangkutan. Sehebat apapun guru mengajar, ilmu tidak akan pernah masuk kedalam otak. Semisal masuk pun itu hanya lewat telinga kanan keluar telinga kiri. Oleh sebab itu, nasehati anak didik anda agar suka terhadap mata pelajaran tersebut, dengan menanamkan pemikiran tersebut berarti si siswa akan terbuka dan siap untuk menjaring serta menangkap ilmu - ilmu yang anda sampaikan. Jika itu sudah berhasil dilakukan maka bersiap - siaplah anda sebentar lagi anak didik anda akan antusias terhadap mata pelajaran anda.

Katakan Jangan Menghafal Rumus tapi fahami konsepnya (jika materi anda banyak menggunakan Rumus)

Banyak siswa belajar suatu mata pelajaran, seperti Fisika dengan cara yang keliru, yaitu menghafal rumus. Jelas cara ini adalah cara yang salah, dengan hanya menghafal rumus tanpa adanya pemahaman konsep maka apa yang dihafalkannya tersebut akan cepat sekali hilang. Cara belajar yang benar untuk mata pelajaran seperti ini adalah dengan memahami konsep dan rumus dasarnya. Dengan memahami konsep, maka si anak didik akan mampu menjabarkan semua rumus yang berkaitan dengan konsep tersebut tanpa harus menghafal rumus bakunya. Selain membuat siswa faham terhadap materi mereka juga akan terampil dalam menyusun serta menghitung angka - angka yang sekiranya sulit untuk dilakukan.

Tekankan pada murid jangan malu bertanya jika mendapat kesulitan

"Malu bertanya sesat di jalan", pepatah lama ini sampai sekarang masih trend dan tidak termakan zaman. Kenapa demikian? Ya silahkan coba lihat siswa anda yang terkadang masih malu pada saat disuruh bertanya. Berikan masukan kepada anak didik anda jika ada sesuatu yang belum jelas terhadap suatu konsep, segera tanyakan. Jika mereka malu bertanya, akibatnya adalah mereka tidak akan mampu memahami konsep. Bahayanya lagi apabila konsep tersebut adalah prasyarat untuk mempelajari konsep yang lainnya, jadi intinya disini adalah seperti materi berantai. Oleh karena tidak mengetahui konsep awalnya, konsep lanjutannya pun tidak akan bisa difahami.

Nasehati Mereka Jangan Takut Mencoba dan Jangan Takut Salah

Setelah anak didik anda sudah nampak memahami konsep, tibalah waktunya bagi anda untuk memberikan instruksi kepada para siswa untuk mengerjakan soal - soal berkaitan dengan konsep yang sudah diajarakn oleh anda.  Disinilah kemampuan si anak dalam menerapkan materi yang sudah dipelajarinya diuji. Ya misal mata pelajarannya fisika, ya jelas yang di uji adalah keterampilannya dalam mengolah angka - angka. Berikan arahan kepada siswa agar mengerjakan soal - soal yang sederhana dulu. Jangan beralih mengerjakan soal lain apabila soal yang mudah belum dikerjakan. Tekankan pula agar jangan takut salah dan apabila jawaban si siswa salah, berikan motivasi kepada mereka "jadikan kesalahan tersebut sebagai batu sandaran menuju kesuksesan dalam mengerjakan soal berikutnya".

Berikan Himbauan kepada Anak Didik Anda agar Sering Berlatih

Ibarat Pedang, jika tidak sering diasah maka ktajamannya akan berkurang atau bahkan tumpul. Begitupun dalam menguasai materi, siswa perlu yang namanya asahan untuk mempertajam pengetahuannya terhadap konsep, yaitu dengan cara berlatih. Berikan nasehat kepada anak didik anda agar sering - seringlah berlatih, apalagi jika materinya berkaitan dengan yang namanya rumus, tekankan kepada mereka untuk sebanyak mungkin berlatih menggunakan rumus - rumus yang telah si anak kuasai. Semakin sering si anak berlatih, maka akan semakin terampil pula si anak dalam mengerjakan soal - soal. Nah beruntunglah, sekarang kita hidup di zaman yang sangat mendukung dalam pembelajaran, ada yang namanya Internet, buku pelajaran cetak, ebook dan lain sebagainya, yang mana di dalamnya pasti akan ada banyak sekali soal - soal yang kita butuhkan.   
Sekolah termahal di Dunia - Sekolah merupakan tempat seseorang untuk menuntut ilmu. Di sana akan kita temui berbagai jenis siswa mulai dari kalangan bawah sampai kalangan atas. Namun demikian, tidak sedikit sekolah yang diperuntukan hanya untuk kalangan tertentu saja, misalkan bagi mereka yang tebal dompet, alias banyak uang. Siswa yang orang tuanya tegolong biasa - biasa saja terlihat sangat mustahil untuk bisa masuk ke sekolah tersebut. Sekolah jenis ini memang hanya diperuntukan bagi mereka yang konglomerat!

Nah bagi anda yang penasaran sekolah apa saja si yang menetapkan tarif selangit
bagi para siswanya? ini dia daftarnya!

1. Institut Le Rosey, Swiss

Institut ini dibangun sekitar tahun 1880 di daerah Rolle, Swiss dan saat ini sudah memiliki 400 siswa dari berbagai negara. Gedung kampus yang berdiri kokoh di atas lahan berluaskan hampir tujuh puluh hektar ini menyediakan banyak sekali  fasilitas untuk para siswanya, antara lain kawasan berkuda, 10 lapangan tenis dan taman skateboard. Dalam kegiatan pembelajaran siswanya akan mempergunakan  4 bahasa pengantar. Sekolah tersebut mempunyai alumni dari beberapa kalangan raja dan bangsawan. Untuk biaya tahunan di sekolah ini berkisar US$ 124.165 atau setara dengan 1.18 Miliyar Rupiah.

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
Institute Le Rosey

2. Middlesex School, AS

Sekolah ini terletak di kawasan Massachusetts, Amerika Serikat. Sekolah yang didirikan pada tahun 1901 ini menerima 375 siswa mulai dari kelas 9 sampai kelas 12. Dengan biaya sekolah yang wahhh, Middlesex menawarkan 29 jenis olahraga yang dapat diikuti oleh para siswa. Sekolah ini mempunyai 40 murid internasional dari 18 negara. Untuk biaya tahunan dan asrama dipatok seharga US$ 62.728 (569 Juta) sedangkan biaya tahunan untuk kelas reguler adalah US$ 50.210 atau setara dengan 477 Juta Rupiah.

Middlesex School

3. Lawrence Academy, AS

Sekolah yang terletak di kawasan Massachusetts, Amerika Serikat ini didirikan pada tahun 1793. Sekolah lawrence memiliki jumlah siswa sebanyak 400 orang yang berada di kelas 9 sampai 12. Dengan biaya yang menjulang tinggi, sekolah ini menyediakan pengalaman kegiatan pembelajaran yang tidak biasa, antara lain mempelajari kelelawar di hutan hujan Australia dan naik kereta anjing di Minnesota. Untuk biaya sekolah dan asrama, lawrance academy mematok biaya US$ 65.685 (624 Juta) sedangkan untuk siswa reguler berkisar US$ 50.544 (484 Juta).

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
Lawrence Academy

4. Collge Alpin International Beau Soleil, Swiss

Sekolah ini terletak di daerah Villars-sur-Ollon, Swiss, berdiri pada tahun 1910. Sekolah yang mempunyai pemandangan pegunungan Alpen juga memiliki lokasi strategis untuk tujuan ekspedisi, salah satunya adalah Madagaskar. Kampus Alpin International Beau Soleil mempunyai 180 murid yang berasal dari berbagai negara dan bangsa. Begitu banyak keragamannya, persentase kebangsaan murid yang terdapat di sekolah tersebut jumlahnya masing-masing tidak lebih dari 10%. Untuk biaya sekolah dan asrama, sekolah mematok biaya US$ 116.234 atau sekitar  1,1 Miliyar Rupiah.

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
Collge Alpin International Beau Soleil

5. Eton College, Inggris

Kampus yang berdiri pada 1440 ini terletak di daerah Windsor, Inggris. Eton College yang merupakan sekolah khusus pria memiliki 1.300 siswa yang berusia mulai dari 13 sampai 18 tahun. Murid-murid di sekolah ini dalam kegiatan belajarnya mempergunakan dua bahasa modern yaitu Bahasa Latin sebagai bahasa utama dan Bahasa Inggris. Sekolah ini mempunyai banyak sekali alumni orang penting dan tokoh-tokoh terkenal, termasuk didalamnya adalah keluarga Kerajaan, atlet Olimpiade dan menteri Inggris. Menurut kabar, lulusan dari sekolah ini memiliki peluang besar untuk diterima di perguruan tinggi favorite. Biaya sekolah di Eton College berkisar US$62,654 (595 Juta) termasuk didalamnya biaya asrama.

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
Eton College

6. The Hotchkiss School, AS

Sekolah yang didirikan pada tahun 1891 ini terletak di kawasan Connecticut, Amerika Serikat. Kampus di atas lahan sekitar 827 hektar, Sekolah Hotchkiss mempunyai 600 murid yang duduk di kelas 9 sampai 12. Dengan biaya sekolah yang tinggi, kampus ini menyediakan banyak fasilitas olahraga di antaranya adalah dua arena hoki, 15 lapangan tenis dan lapangan golf. Selain berasal dari negara sendiri, Amerika Serikat, siswa-siswa di sekolah ini juga banyak yang berasal dari 28 negara lainnya. Terdapat tujuh tingkat bahasa pengantar yang dipergunakan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah ini yaitu dari bahasa Perancis, Latin, Cina, Spanyol, Yunani dan Rusia. Untuk biaya sekolah dan asrama, the hotchkiss School mematok biaya US$ 56.599 (538 Juta) sedangkan untuk siswa reguler berkisar US$ 48.122 (457 Juta).

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
Hotchkiss School

7. United World College Of South East Asia, Singapura

Sekolah yang didirikan pada 1971 ini terletak di daerah Dover, Singapura. Dengan jumlah 3.000 murid dari tingkat TK sampai kelas dua belas, sekolah tersebut memberikan berbagai jenis fasilitas yang mewah dan lengkap. Beberapa fasilitas tersebut diantaranya adalah enam lapangan voli, 20 lapangan bulu tangkis dan dua kolam renang seukuran olimpiade. Para siswanya sendiri berasal dari 39 negara. Kampus ini terkenal dengan sistem pendingin udaranya yang mempergunakan tenaga surya terbesar di dunia dan ramah lingkungan. Biaya tahunan dan asrama di sekolah ini berkisar US$60.378 (574 Juta) dan untuk siswa reguler sebesar 34.040 (324 Juta).

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
United World College Of South East Asia

8. The Lawrenceville School, AS

Sekolah Lawrenceville berdiri pada tahun 1810 dan terletak di daerah Lawrenceville, New Jersey. Sekolah ini mempunyai 800 siswa yang duduk di kelas 9 sampai 12. Kampus ini memiliki luas kurang lebih 700 hektar dengan jumlah bangunan utama sebanyak 34 buah. Sekolah ini mepunyai pembicara-pembicara yang terkenal, seperti penyanyi Jimmy Buffet sampai Fidel Castro, pemimpin kuba. Para muridnya juga mempunyai peluang yang besar untuk bisa masuk ke Ivy League College. Sedangkan 43 murid dari 3 angkatan kelulusan di sekolah ini berhasil diterima di Princeton. Untuk biaya tahunan dan asrama, lawrenceville mematok biaya US$63.649 (605 Juta) sedangkan untuk siswa regulernya adalah US$52.648 (500 Juta).

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
The Lawrecnceville School

9. Appleby College, Canada

Kampus yang didirikan pada 1911 ini terletak di daerah Ontario, Canada. Sekolah tersebut mempunyai 750 murid yang duduk di kelas 7 sampai 12. Appleby College menawarkan program pendidikan luar kelas yang tidak biasa seperti perjalanan dengan menggunakan perahu kuno sampai hidup di suatu gurun. Sekolah ini juga mempunyai 22 tim atletik. Untuk biaya tahunan dan asrama, dipatok US$ 67.277 (639 Juta) sedangkan untuk siswa reguler untuk tingkat 11-12 dipatok dengan biaya US$ 44.892 (427 Juta).

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
Appleby Collage

10. Riverdale Country School, Amerika Serikat

Sekolah yang didirikan pada tahun 1907 ini terletak di New York, AS. Kampus ini mempunyai luas daerah hingga 27 hektar, hal ini menjadikan sekolah tersebut terbesar di New York. Terdapat 1.000 murid yang duduk di tingkat pra-TK sampai kelas 12. Dilihat dari lulusannya, sekolah ini berhasil meluluskan alumni terkemuka seperti John F Kennedy and Robert F Kennedy. Untuk biaya tahunannya sendiri sekolah ini mematok US$ 52.413 (498 Juta).

Sekolah Termahal di Dunia, yang Nomor 1 dan 4 kebangetan!
Riverdale Country School




Guru merupakan seorang pengajar yang bekerja di suatu Instansi tertentu dan mendapatkan penghasilan darinya. Namun demikian, ada sebagian guru yang merasa pendapatannya kurang dan ingin mendapatkan penghasilan tambahan, maka bisnis Internet bisa menjadi pilihan. Tidak sedikit para pendidik di pelosok dunia yang selain mendapatkan penghasilan dari upah mengajar tetapi juga mendapatkan penghasilan tambahan dari Internet. Contohnya adalah Karlla Patrícia, dia adalah seorang pengajar asal portugal yang telah berhasil mendapatkan ratusan dollar tiap bulannya hanya dengan berbisnis Internet.
5 Cara Guru Mendapatkan Penghasilan Tambahan Dari Internet

Nah bagi rekan - rekan semua yang tertarik untuk mencoba berbisnis lewat Internet, dibawah akan dipaparkan jenis-jenis bisnis Internet apa saja yang cocok bagi anda selaku pendidik.

1. Menulis Artikel atau Materi di Blog Pribadi.

Di dunia ini banyak sekali orang yang lapar akan informasi dan salah satu cara yang bisa mereka lakukan adalah dengan mencari informasi tersebut melalui Internet, dalam hal ini bisa melalui google. Apabila informasi yang dia cari ada di situs kita, maka peluang blog dikunjungi akan semakin besar. Bagaimana jika yang mencarinya ribuan orang? ya berarti ribuan orang juga yang akan mengunjungi blog kita.

Terus keuntungannya apa?

Blog yang mendapatkan visitor dengan jumlah yang banyak akan memberikan keuntungan buat si pemiliknya, diantaranya:
  • Meningkatkan ketertarikan seseorang/perusahaan untuk memasang iklan di blog. Mereka beranggapan bahwa blog yang kita miliki berpotensi untuk menjadi ladang uang bagi si pengiklan sehingga mereka berani bayar mahal hanya untuk menyewa satu slot/tempat di blog yang kita miliki. Untuk tarifnya sendiri tergantung persetujuan antara si pemilik blog dengan pengiklan. Bisa ratusan ribu/bulan atau mungkin jutaan dalam satu bulan.
  • Jika anda mendaftar ke google adsense dan mendapat persetujuan dari mereka, maka ada kabar baik bagi si pemilik blog yang memiliki jumlah visitor melimpah, mereka berkesemapatan mendapatkan ratusan hingga ribuan dollar darinya. Perlu diketahui google adsense adalah perusahaan periklanan dunia yang akan membayar jika iklan google adsense yang dipasang di blog kita ada yang mengklik. Harganya sendiri beranekaragam mulai dari 0.01$/klik hingga 5$/klik pun ada. Coba anda bayangkan jika iklan adsense yang di pasang di blog kita ada yang mengklik 1000 kali, berapa penghasilan yang akan kita dapatkan? Silahkan prediksi sendiri. 
  • Meningkatkan potensi pembelian produk. Jika anda selaku pemilik blog dan kebetulan memiliki produk yang ingin di jual maka anda bisa memajang produk anda di blog. Jumlah visitor yang melimpah akan meningkatkan potensi pembelian produk anda tersebut. Apabila rekan-rekan semua tidak memiliki produk, dropship atau menawarkan barang orang lain bisa menjadi pilihan. 
Bagi anda yang tertarik untuk membuat blog secara gratis, mungkin anda bisa download tutorialnya di artikel "Download Tutorial Membuat Blog untuk Para Guru".

    2. Membuat Video Pembelajaran dan Mengunggahnya di Youtube. 

    Youtube adalah situs yang didalamnya terdapat kumpulan-kumpulan video dan hampir semuanya adalah hasil unggahan para penggunanya. Apabila anda ingin mengunggah video di youtube maka anda sama sekali tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis, cukup siapkan video yang menarik dan bermanfaat maka anda sudah bisa mengunggah video di youtube. Bagi para pengunggah, khususnya anda seorang guru, mengunggah video dalam hal ini video pembelajaran akan memberikan keuntungan tersendiri bagi para pelakunya. Salah satunya sebagai ladang bisnis di Internet. Setidaknya ada 2 jenis bisnis Internet yang bisa dilakukan melalui youtube yaitu:
    • Menawarkan Jasa/Produk yang ditawarkan dalam bentuk video di youtube. Jenis video ini bukan sesuatu yang aneh bagi para pebisnis online, karena hal tersebut merupakan salah satu senjata ampuh untuk meningkatkan profit bagi si penjual. Untuk seorang guru, menawarkan ebook tentang pendidikan dan kemudian menawarkannya melalui youtube merupakan langkah yang bagus dan bisa menjadi ladang bisnis bagi anda semua. Ditambah lagi ebook adalah barang digital yang tentunya tidak akan pernah mengenal kata habis (tidak seperti barang nyata). Si pembuat ebook hanya butuh bekerja ekstra diawal dan selanjutnya tinggal menunggu pembeli. 
    • Bisa dipasang google adsense. Seperti yang sudah saya jelaskan di atas, adsense adalah perusahaan periklanan dunia yang akan membayar jika ada iklannya yang diklik oleh pengunjung. Nah apabila video youtube anda banyak dikunjungi serta ditonton oleh puluhan ribu orang maka kesempatan anda untuk mendapakan ratusan hingga ribuan dollar bukanlah sesuatu yang mustahil. Anda hanya butuh membuat video yang baik dan bermanfaat yang kemudian disisipi iklan adsense kedalamnya.
    Dewasa ini membuat video bukanlah sesuatu yang sulit, hanya dengan menggunakan handphone jadul yang ada fasilitas merekam video pun bisa. Tinggal pinter-pinter kita saja dalam membuat sebuah video yang menarik dan bermanfaat bagi pemirsa.

    3. Menjadi Penulis Lepas.

    Penulis lepas adalah mereka yang bekerja sebagai seorang penulis dan kemudian dia mendapatkan upah dari kerja menulisnya tersebut. Jenis pekerjaan ini sangat cocok bagi para guru. Apalagi jika dia bekerja sebagai seorang guru B. Inggris. Menuliskan artikel B. Inggris untuk orang lain bisa menjadi ladang uang bagi mereka yang melakoninya. Untuk harga jasa satu artikel tergantung si pemilik jasa. Jika rekan-rekan ingin mematok harga 50.000/artikel juga bisa atau mungkin lebih juga boleh. Bagi yang tertarik, anda bisa mengunjungi situs freelancer.com atau fiverr.com. Kedua situs ini merupakan tempat dimana seseorang bisa menawarkan jasa yang dimilikinya. Untuk saya pribadi, fiverr.com adalah yang paling mudah. Saya sempat mendapatkan penghasilan hampir 1 juta di bulan pertama.

    4. Membuat Ebook dan Menjualnya Lewat Internet.

    Bagi seorang pendidik membuat sebuah ebook yang didalamnya membahas tentang konten pendidikan bisa dikatakan gampang-gampang susah. Gampang jika dia sudah terbiasa menulis, susah kalau dia tidak lihai dalam menulis artikel. Adalah sebuah keberkahan bagi mereka yang pandai dalam menuliskan tuilsan-tulisan bermanfaat. Selain dia bisa berbagi ilmu, dia juga berkesempatan mendapatkan penghasilan dari kegiatan menjual ebooknya tersebut. Namun demikian, bagi rekan-rekan semua yang belum pandai dalam menulis artikel, jangan patah arang. Seperti halnya pisau, jika sering diasah maka akan semakin tajam. Apabila anda sering berlatih menulis, pasti akan semakin lihai dalam membuat tulisan berkualitas. Di zaman modern seperti ini, ebook bukan barang langka. Banyak para pendidik yang menulisakan informasi-informasi bermanfaat dalam bentuk ebook. Selain mudah, biaya yang dikeluarkannya pun sedikit, tidak seperi buku yang didalam proses pembuatannya membutuhkan kegiatan mencetak dan lain sebagainya. Dalam kegiatan menawarkan ebook di Internet, kita bisa melakukannya melalui facebook, youtube, blog pribadi atau mungkin di blog orang lain.

    5. Menjual Perangkat Pembelajaran Lewat Internet.

    Jika anda masuk sebuah grup Facebook yang membahas berkenaan pendidikan pasti akan menemukan orang-orang yang menjual perangkat pembelajaran dalam bentuk soft file, seperti RPP, silabus dan lain-lain. Tidak menutup kemungkinan si penjual perangkat pembelajaran adalah seorang guru. Mereka tengah mencari uang tambahan selain dari upahnya sebagai seorang pengajar. Nah anda pun bisa, bagi rekan-rekan yang kebetulan memiliki perangkat pembelajaran yang lengkap dan berkualitas bisa mencoba untuk menjualnya di Internet. Banyak sekali guru-guru di Indonesia yang membutuhkan barang tersebut. Termasuk saya pribadi, ada satu atau dua RPP yang saya miliki dari hasil pembelian di Internet.

    Kenakalan Anak Jaman Sekarang dengan Zaman dulu! Sungguh Miris Kenakalan Anak Jaman Sekarang dengan Zaman dulu pada dasarnya tidaklah jauh berbeda, hanya saja pada zaman sekarang kenakalannya difasilitasi juga oleh teknologi-teknologi terkini, seperti gadget, laptop dll. Hal ini tentu memberikan keleluasaan kepada mereka untuk melakukan prilaku buruknya tersebut. Mereka bisa dengan mudah membuka atau mengupload film dewasa, update status sara dan lain sebagainya. Berbeda dengan zaman dulu, teknologi belum begitu familiar sehingga para remaja pun dalam melakukan aksinya tidak begitu terekspos oleh media.

    Kenakalan Anak Jaman Sekarang dengan Zaman dulu! Sungguh Miris

    Pornografi dan Seks Bebas

    Pada era tahu 80-an, prilaku buruk ini sudah bukan hal yang aneh, sama seperti saat ini. Pernah saya membaca sebuah artikel yang ditulis oleh Aryani Na, Ia mengatakan bahwa pada saat dia di SMA (tahun 1980-an), teman-temannya sangat sering sekali ngobrol tentang tema Seks. Bahkan dari obrolannya tersebut, dia mendapati temannya pun suka menonton film porno dibarengi dengan minum anggur juga. Waww...Sangat miris sekali bukan!? Anak SMA yang harusnya memikirkan masa depan malah nonton yang begitu-begituan. Hmmm... Eits tapi itu kan zaman dulu. Kalau sekarang?
     
    Zaman sekarang pun sama! bahkan lebih parah lagi, saya saat di SMA (2008) pernah mendapati teman sekelas yang kebetulan duduk di jajaran belakang tengah menonton Film porno di laptop. Parahnya lagi ditontonnya itu bareng-bareng, sudah seperti nonton bioskop saja.
     
    Prilaku menyimpang jenis ini tidak hanya sebatas menonton saja, tidak sedikit pelajar jaman dulu/sekarang yang juga langsung mempraktekannya. Keadaan ini memberikan penjelasan kepada kita semua bahwa seks bebas bukan trend di zaman sekarang saja, zaman dulu pun sama. Yang membedakannya hanyalah kalau zaman dulu prilaku ini dilakukan sembunyi-sembunyi nah kalau sekarang tidak. Banyak diantara mereka yang bahkan sudah tidak malu lagi merekam adegan mesumnya.

    Tawuran Antar Pelajar

    Dahulu dan sekarang, tawuran akan selalu ada. Pemicunya pun terkadang sepele, seperti karena pacar atau sejenisnya. Mereka rela melalukan aksi tawuran dengan mengatasnamakan solidaritas dan kekompakan antar teman. Ya solidaritas itu bagus, tapi lihat dulu tempatnya. Solidaritas antar teman bisa menjadi sesuatu yang positif apabila ditempatkan pada sesuatu yang positif juga. Nah tawuran positif atau negatif? Yang ada hanya akan menimbulkan kerugian bagi si pelakunya.

    Pulang Pagi

    Sekarang adalah zaman modern, banyak sekali fasilitas teknologi yang menyebabkan orang-orang di dunia ini sampai lupa waktu. Salah satunya adalah games online. Para pelajar zaman sekarang banyak yang tergila-gila dengan jenis permainan ini. Selain mengasikan, game online juga memberikan rasa penasaran bagi si pelakunya sehingga mereka akan selalu berusaha menyelesaikan misi sampai selesai. Mereka bermain sampai lupa waktu, semalam suntuk disibukan dengan bermain game online. Bahkan baru-baru ini ada seorang gamers asal china yang meninggal dunia akibat 2 hari berturut-turut main games. Waduh!?

    Lha kalau zaman dulu bagaimana? Kan belum begitu tenar yang namanya games online. Berarti ga ada yang suka pulang rumah pagi-pagi donk? Siapa bilang. Zaman dulu pun sama, cuman sebabnya berbeda. Mereka pulang pagi karena alasan seperti kumpul-kumpul bareng di rumah teman, tapi sayangnya bukan untuk sesuatu yang positif. Banyak diantara mereka yang mempergunakan waktu untuk meminum - minuman keras, seks bebas dan lain-lain. Tidak sedikit juga yang dikarenakan hobi, seperti penikmat motor gede yang melakukan jalan-jalan memutari kota.

    Nah ketiga contoh kenakalan remaja diatas adalah sedikit dari beberapa kenakalan remaja yang sudah bukan rahasia lagi. Bagi setiap orang tua harus selalu berusaha menjaga anak-anaknya agar terhindar dari sikap dan prilaku menyimpang tersebut. Bagaimanpun juga anak-anak muda adalah generasi penerus bangsa, jika para orang tua tidak mampu untuk mendidik anaknya secara benar maka kehidupan bangsa akan terancam dengan generasi yang buruk dan lemah.
    Stasiun Kereta Api Ini Rela Beroperasi demi Seorang Gadis! Kisah Nyata diantara kita berfikir jepang adalah sebuah negara yang berpenduduk cerdas dengan berbagai teknolgi yang berhasil diciptakannya. Bahkan tidak sedikit juga, adik2 kecil di Indonesia yang beranggapan jepang adalah negara penghasil Anime terbaik di dunia. Hal tersebut memang bukanlah sesuatu keliru dan memang benar adanya. Tapi yang perlu kita perhatikan adalah bukan bagaimana jepang yang sudah hebat seperti saat ini melainkan bagaimana jepang bisa seperti itu!? 

    Kisah Stasiun Kereta Jepang yang Tetap Beroprasi demi Seorang Anak! Kisah Nyata

    Pendidikan! Itulah jawaban atas pertanyaan tersebut. Kualitas guru dan sistem pendidikan disanalah yang menyebabkan hal tersebut bisa terjadi. Pendidikan adalah hal utama dan menjadi prioritas pemerintah Jepang. Mereka rela melakukan segala hal agar para penerus bangsanya bisa mengenyam pendidikan dengan maksimal sehingga mereka bisa unjuk gigi dan berprestasi di kancah dunia. Nah kisah berikut adalah sebuah realita nyata yang membuktikan keseriusan pemerintahan jepang dalam memperhatkan nasib pemudanya.

    Dikisahkan . . .

    Selama bertahun-tahun, stasiun yang bernama Kami-Shirataki yang berlokasi di daerah Hokkaido, Japan, hanya mempunyai satu orang penumpang, yaitu seorang gadis sekolah. Kereta tua yang beroperasi di Jepang ini hanya mempunyai 2 tujuan: mengantarkan gadis Jepang ke sekolah dan menjemputnya kembali pulang.

    Sekilas terdengar seperti sebuah kisah anime yang populer di Jepang, namun menurut CCTV News, hal tersebut benar adanya dan merupakan keputusan yang diambil oleh Jepang Railways, sebuah perusahaan yang bertugas menggerakan jaringan kereta api di Jepang—sekitar 3 tahun yang lalu.

    Kisah Stasiun Kereta Jepang yang Tetap Beroprasi demi Seorang Gadis! Kisah Nyata

    Pada saat itu, jumlah penumpang di stasiun Kami-Shirataki mengalami penurunan drastis yang dikarenakan lokasinya yang terpencil. Karena hal tersebut, Jepang Railways pun akhirnya bersiap-siap untuk melakukan penutupan stasiun. Namun demikian, mereka tersadar bahwa stasiun tersebut sering dipergunakan setiap harinya oleh seorang gadis untuk pergi bersekolah. Karena hal kecil ini, Jepang Railways pun rela untuk membatalkan penutupan stasiun dan berkomitmen tetap akan mengoperasikannya sampai gadis tersebut lulus sekolah. Bahkan Jepang Railways membuat jadwal khusus untuk keberangkatan dan kepulangan sekolah si gadis. Gadis yang tidak diketahui namanya tersebut diperkirakan akan lulus pada bulan maret. Pada saat itu pulalah stasiun tua ini akan tutup.

    Kisah Stasiun Kereta Jepang yang Tetap Beroprasi demi Seorang Gadis! Kisah Nyata

    Itulah sedikit cuplikan yang mengisahkan tentang bagaimana jepang memperlakukan para penerus bangsanya. Mereka tidak merasa rugi melakukan itu, walapun jika dilihat dari segi financial terdapat ketimpangan namun akan ada hal yang lebih penting dan baik bagi masa depan si anak dan bangsa Jepang itu sendiri. 

    Pentingnya Mensinergiskan Hati dengan Ilmu Bagi Seorang Guru - Guru yang memiliki hati yang bersih dan suci disertai dengan ilmu yang baik akan menghasilkan anak-anak didik yang berkualitas dan berakhlak mulia. Guru demikian adalah mereka yang mampu mensinkronkan antara hati dengan ilmu. Guru yang cerdas dan berilmu tahu bahwa antara ilmu dan hati adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan.

    Pentingnya Mensinergiskan Hati dengan Ilmu Bagi Seorang Guru

    Hubungan hati dngan ilmu adalah seperti buku dan lembaran kertas, atau juga mengajar dan belajar. Jika sekiranya hati diumpamakan cermin, maka ilmu adalah bayangannya. Jika cerminnya berdebu dan tidak jelas maka bayangannya pun tidak akan mampu terlihat dengan baik.

    Al-Ghazali mengatakan, "Barang siapa kehilangan ilmu, maka hatinya sakit dan biasanya mati". Kebanyakan manusia tidak menyadarinya, karena kelalaiannya pada dunia. Jika kelalaliannya menampakan kematian hatinya, maka manusia akan merasakan rasa sakit yang teramat pedih. Dan pada akhirnya berujung pada penyesalan.

    Seperti yang dipaparkan di atas, hati jika tidak diberikan suntikan ilmu akan menyebabkan hati menjadi sakit atau bahkan mati. Kondisi ini jelas sangat buruk dan menyebabkan kerusakan yang berbahaya. Bukan dari segi kebugarannya melainkan mental dan prilakunya dalam kehidupan. Apabila ada seorang guru yang menderita penyakit ini maka hal tersebut sangatlah merugikan, tidak hanya bagi gurunya saja melainkan akan merambat ke anak-anak didiknya, yang mana mereka adalah generasi penerus bangsa. Koruptor dan penipu adalah beberapa produk yang dihasilkannya.

    Pernah dikisahkan ada seorang pemuda yang memiliki hati bersih dan berilmu tak sengaja menemukan sebuah apel yang terbawa arus aliran sungai. Kebetulan pada saat itu dia tengah kelaparan dan sedang melakukan perjalanan. Tak pikir panjang dia pun langsung mengambil dan melahap buah apel tersebut sampai habis. 

    Namun seketika dia teringat sesuatu, sang pemuda baru teringat bahwa dia telah memakan apel yang mana dia tidak memiliki hak atasnya. Karena rasa takut dan bersalahnya dia pun berusaha mencari si pemilik apel tersebut dengan menelusuri sungai ke arah hulu. Sampai pada akhirnya sang pemuda berhasil menemukan pohon apel besar yang berada dipipir sungai. Ia pun berfikir bahwa apel tersebut pasti berasal dari pohon tersebut. 

    Tak mau berlama-lama sang pemuda langsung mencari si pemiliki pohon yang pasti tidak jauh dari pohon tersebut. Akhirnya ia pun berhasil menjumpai seorang laki-laki tua yang mengaku sebagai pemilik dari pohon apel tersebut. Di dalam percakapannya ia mengaku telah memakan apel dan bersedia melakukan apapun agar si orang tua mau meridhoinya.

    Mendengar pengakuan dari sang pemuda, si orang tua pun terkagum - kagum. Didepannya ada sesosok manusia jujur dan berilmu. "Alangkah bahagianya jika ia memiliki menantu seperti ini" katanya dalam hati.

    "Wahai anaku hatimu sangat mulia dan ilmu mu sangat luas, ketahuilah aku sudah sangat bersusah payah memelihara pohon apel ini. Tidak ridho aku jika engaku memakan buah apel itu, kecuali engkau mau menikahi anak gadis ku yang bisu, tuli, buta dan kakinya lumpuh" . Wajah sang pemuda tidak berubah, tanpa fikir panjang sang pemuda langsung menyanggupi permintaan di bapak tua.

    "Anaku tidak cantik, wajahnya biasa saja. Apakah kamu benar- benar menyanggupi?" kata bapak menegaskan.

    Dia tetap pada kesediaannya. Sang pemuda siap melakukan apapun demi mendapatkan keridhoannya. Ketentraman hati dan kesucian jiwa adalah hal yang lebih penting baginya.

    Akhirnya, mereka sepakat untuk melakukan pernikahan dan si bapak tua memanggil anaknya keluar rumah. Tanpa diluar dugaan, anaknya sangat cantik dan sehat. Tidak ada sedikipun kecacatan yang melekat pada dirinya. Keadaan ini menjadi suatu keanehan bagi si pemuda, dan ia pun bertanya kepada bapak tua,"Wahai bapak, katamu anakmu tuli, but, bisu dan lumpuh. Tapi kenyataannya tidak demikian, bahkan dimataku dia sempurna dan sangatlah cantik"

    Sang bapak tersenyum, "Begini anaku, ketahuilah kukatakan anaku tuli dan bisu karena dia tidak pernah berkata dan mendengarkan sesuatu yang dilarang Agama. Dia buta dan lumpuh, karena dia tidak suka melihat dan berpergian ke tempat yang dilarang Agama."

    Pemuda yang jujur dan istrinya yang 'cacat' akhirnya melakukan pernikahan dan memiliki anak. Dengan penuh dedikasi dan teladan yang diberikan orang tuanya, sang anak pun tumbuh menjadi anak yang berilmu dan berhati mulia. Persis seperti yang dimiliki oleh orang tuanya. Dan siapakan anak tersebut? anak tersebut tidak lain dan tidak bukan adalah Imam Asy-Syafi'i, seorang ulama besar yang sangat besar peranannya dalam dunia Islam sampai saat ini.

    Itulah salah satu kisah nyata yang merupakan bentuk dari pentingnya kesucian hati dan ilmu yang dimiliki orang tua terhadap perkembangan sang anak. Sama halnya seperti guru terhadap anak didiknya. Semakin tinggi ilmu dan kesucian hati seorang guru maka akan semakin besar pula kesempatan anak didiknya untuk berkembang menjadi lebih baik.
    4 Nasehat Guru Bijak yang Biasa Namun Sangat Bermakna Bagi Para Siswa - Guru merupakan sosok manusia yang sangat berpengaruh terhadap masa depan dan karir peserta didik. Guru yang dengan penuh keikhlasan dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, akan menghasilkan para generasi muda yang hebat dan berkualitas. Selain dari pemberian aspek keilmuan yang diberikan, hal tersebut juga tak lepas dari nasehat-nasehat sang guru ketika berhadapan dengan siswa pada saat di sekolah. Dalam interaksinya dengan murid, guru akan selalu memberikan nasehat - nasehat yang sangat bermnafaat bagi masa depan mereka.

    4 Nasehat Guru Bijak yang Biasa Namun Sangat Bermakna Bagi Para Siswa

    Namun demikian, tidak sedikit dari para siswa yang kurang menyadari akan pentingnya nasehat - nasehat dari para guru. Jangankan nasehat yang sangat berbobot, nasehat yang menurut kita biasa saja dan semua orang dapat menerimanya, siswa masih mengabaikannya. Padahal sesuatu yang simpel dan sederhana pun harus tetap didengarkan. Karena bisa jadi ada sesuatu yang luar biasa dibalik itu semua.

    Mari kita simak beberpa nasehat guru bijak yang sekilas nampak sederhana namun akan sangat bermakna bagi masa depan anak didik:

    1. "Kamu Jangan Telat Masuk Kelas Lagi!"

    Ucapan tersebut adalah sesuatu yang selalu terlontar dari mulut seorang guru, intensitasnya pun bukan 1 atau 2 kali, tapi bisa jadi setiap hari. Keseringan mendengarkan ucapan - ucapan ini, menjadikan siswa terbiasa dan terkadang mengaggap remeh nasehat guru tersebut. Tidak sedikit siswa yang pada akhirnya menganggap ucapannya gurunya tersebut seperti angin yang lewat dan tidak penting untuk didengar. Tapi dibalik itu semua, ungkapan seperti ini memiliki sesuatu yang sangat urgen dan bermanfaat bagi siswa di masa depan. Apa itu? Kedisiplinan.

    Guru menyuruh siswa untuk tidak telat masuk kelas terkandung suatu nasehat kedisiplinan bagi anak didiknya. Jika mereka sadar akan pentingnya hal ini, mereka akan berusaha melakukan apa yang dinasehatkan gurunya tersebut. Coba bayangkan, jika sekiranya seorang siswa yang telah lulus dan kebetulan sudah mendapat pekerjaan telat masuk kantor? Ini adalah sesuatu yang lucu. Kebiasaan saat sekolah dibawa-bawa ke pekerjaan. Syukur kalau di sekolah, misalkan telat pun pasti dinasehati tapi kalau di dunia kerja bisa jadi langsung dimarahi atau mungkin di keluarkan dari pekerjaan. 

    2. "Jangan menyerah, kalian pasti bisa mengerjakan soal seperti ini!"

    Ungkapan seperti ini sering dilontarkan dari mulut sang guru saat berada di kelas. Biasanya ungkapan seperti ini keluar ketika seorang guru melihat anak didiknya merasa frustasi ketika dihadapkan dengan soal yang tergolong rumit. Guru merupakan orang terdidik dan memiliki keprofesionalan dalam pembelajaran, mereka akan tahu bahwa soal yang diberikannya masih bisa dicerna oleh para siswanya. Namun demikian, siswa terkadang beranggapan gurunya telah salah. Sang guru telah memberikan sesuatu yang diluar batas kemampuannya. Yang pada akhirnya siswa hanya terdiam dan senyum - senyum ketika disuruh mengerjakan soal.

    Prilaku yang ditunjukan oleh siswa seperti ini adalah sesuatu yang teramat salah. Akan sangat fatal terhadap kepribadian siswa tersebut kelak. Mereka akan cenderung menjadi manusia bertipikal penyerah dan lemah. Mereka akan seketika jatuh dalam keterpurukan jika dihadapkan dengan sesuatu yang dianggapnya sulit.

    Mari kita berandai - andai, jika siswa bertipe seperti ini menjadi seorang pebisnis dimasa depannya? Apa yang akan terjadik jika dia mengalami kemerosotan dalam bisnisnya? Apa yang terjadi jika dia gagal dalam merintis bisnis "pertamanya"? Anda bisa jawab sendiri.

    3."Kerjakan secara berkelompok, jangan hanya si A!"

    Secara tidak langsung pada saat seorang guru menyuruh siswa untuk mengerjakan tugas secara berkelompok, itu mengindikasikan bahwa guru tersebut  tengah mengajari siswanya untuk bekerja sama untuk menyelesaikan suatu tugas atau permasalahan. Namun pada kenyataannya, nasehat dan instruksi dari sang guru sering tidak didengar. Para murid pun lantas tidak melakukan seperti apa yang gurunya katakan. Siswa masih terbiasa mengandalkan satu anak yang dianggap paling pintar untuk mengerjakan suatu tugas yang pada dasarnya harus dikerjakan secara berkelompok. 

    Permasalahan ini menimbulkan sesuatu yang tidak diinginkan. Siswa yang membiasakan sifat seperti ini akan berimbas pada prilakunya di masa yang akan datang, khusunya lagi di lingkungan sosial dan lingkungan kerja. Pada saat mereka sudah dewasa, dan memasuki suatu instansi tertentu yang didalamnya menuntut para stafnya untuk bekerja sama antar satu dengan lainnya. Maka mereka akan merasa canggung dan tidak bisa melakukan kerja dengan maksimal.

    4. "Jangan Mencontek pada saat ulangan!"

    Nasehat ini jelas bukan hal yang aneh bagi para kalangan siswa. Guru akan selalu mengingatkan siswanya untuk tidak mencontek pada saat ulangan. Namun demikian, siswa masih saja mencontek meskipun sudah dinasehati beberapa kali. Sungguh sangat miris jika kita melihat realita yang ada. Padahal guru menasehati siswanya untuk tidak mencontek adalah agar siswanya bisa terbiasa menanamkan sikap jujur.

    Didunia kerja orang yang jujur akan menjadi sesosok manusia yang dipercaya, tidak hanya sebagai seorang rekan kerja akan tetapi sebagai sosok yang pantas untuk menjadi seorang pemimpin bagi mereka. Tapi sebaliknya, orang yang sudah terbiasa untuk tidak jujur dalam kehidupan sehari - harinya maka hanya akan menghasilkan sebuah penderitaan yang menyakitkan. Dia akan dijauhi dan tidak dipercaya oleh rekan -rekannya.

    Itulah 4 nasehat guru bijak yang terdengar biasa saja namun memiliki makna yang sangat bermanfaat bagi masa depan para siswa. Nah bagi anda yang memiliki nasehat lain silahkan tuliskan di kolom komentar! Mari kita menjadi guru yang baik dan berkualitas, sehingga bisa bermanfaat bagi siswa - siswa kita.
    Mengenal Kategori Siswa di Sekolah Siswa yang berangkat ke sekolah tentu harus memiliki tujuan utama, yaitu untuk belajar dan mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Namun demikian, tidak semua siswa memiliki tujuan seperti itu. Malah terkadang ada beberapa anak yang berangkat ke sekolah hanya bertujuan untuk bermain atau malah berpacaran.

    Mengenal Kategori Siswa di Sekolah

    Sungguh miris memang dan hal ini pun sudah bukan sesuatu yang aneh lagi buat kita para pendidik, coba saja anda lihat realita yang ada pada saat anda berada di sekolah. Banyak siswa yang duduk berdua-duan di depan kelas, saling tatap menatap, berpegangan dan lain-lain. Berbeda saat berada di kelas, jangankan menatap buku pelajaran, dipegang saja nggak. Buku masih disimpan dengan baik di tas nya masing-masing.



    Kita selaku pendidik mungkin hanya bisa menggeleng-gelengkan kepala saja, hal tersebut seperti sudah menjadi budaya di tengah - tengah peradaban modern seperti saat ini. Film, internet dan lain sebagainya sudah mempengaruhi urat syaraf para peserta didik kita. Yah, mau bagaimana lagi, memang itu kenyataannya. Dan yang bisa kita lakukan saat ini adalah mengajari mereka dengan maksimal dan memberikan contoh yang baik bagi mereka. Berharap para siswa bisa sadar dan menjadi pribadi yang baik.

    Oke, mari kita kembali ke topik, yang akan penulis bahas di sini bukan tentang bagaimana cara mengubah siswa seperti yang diceritakan diatas menjadi pribadi baik. Namun yang akan dijelaskan disini adalah berkenaan dengan kategori - kategori siswa di sekolah. Mungkin hal ini setidaknya bisa memberikan gambaran kepada para guru berkaitan dengan siswa mana yang memang niat sekolah dan mana yang tidak. Untuk paparannya bisa anda simak pada ulasan dibawah:

    1. Siswa yang tidak punya pekerjaan

    Kenapa saya bisa mengatakan ada siswa yang tidak punya pekerjaan? Ya, karena saya sering sekali melihat ada beberapa siswa yang ke sekolahnya hanya untuk absen saja, duduk saja, melamun dan tidak melakukan sedikitpun usaha untuk belajar. Ketika guru sedang menerangkan pun siswa bertipe seperti ini hanya melihat kedepan tanpa tatapan yang jelas, seoralh-olah memperhatikan. Benar sekali, ketika ditanya tentang materi yaang dijelaskan, dia tidak bisa menjawab. Tatapan matanya, hanya tatapan kosong tanda dia sedang melamun. Kasihannya, siswa tersebut akan pulang tanpa sedikitpun membawa ilmu.

    2. Siswa yang mempunyai Tujuan

    Nah untuk yang satu ini, seklias nampak lebih baik dari pada tipe pertama. Padahal bisa jadi tipe yang kedua ini lebih miris dari kategori siswa diatas. Hal tersebut tergantung dari niat si siswa itu sendiri, apakah untuk sesuatu yang positif atau malah yang negatif? Bagus jika tujuannya untuk belajar. Tapi jelek jika tujuannya untuk bermain, berpacaran dan lain sebagainya. Lebih parah lagi untuk rencana tauran. Harus diarahkan siswa yang seperti ini.

    3. Siswa yang cerdas

    Nah baru ini adalah yang bisa dikatakan "Bagus". Kenapa? Siswa yang cerdas adalah mereka yang pergi ke sekolah dengan tujuan belajar. Tidak ada sedikitpun dibenaknya untuk melakukan sesuatu yang negatif dan menjauhkannya dari kegiatan belajar. Siswa demikian memiliki niat tulus untuk mendapatkan ilmu baru, berharap dia bisa menambah wawasan keilmuannya. Bagi anda para guru, untuk melihat siswa bertipe seperti ini, anda bisa melihat prilakunya di kelas, biasanya dia cenderung perhatian dan selalu mengerjakan instruksi-instruksi dari gurunya.

    Nah mungkin sekian saja artikel tentang "Mengenal Kategori Siswa di Sekolah". Pada dasarnya siswa memang memiliki sifat dan prilaku yang berbeda - beda. Yang bisa kita lakukan sebagai guru adalah memberikan sesuatu yang positif bagi mereka dengan cara mengajari mereka dan memberikan contoh terbaik.
    Kiat - kiat Membuat Siswa Bersemangat di Kelas Siswa tidak bersemangat akan membuat proses pembelajaran di kelas menjadi tidak optimal. Bahkan akan menyebabkan kegiatan belajar mengajar terganggu. Siswa yang tidak berperan aktif di dalam kelas akan membuat suasana belajar tidak sesuai dengan apa yang diharapkan. Niatnya ingin memprioritaskan keaktifan siswa, malah terkesan hanya guru saja yang bekerja. 

    Kiat - kiat Membuat Siswa Bersemangat di Kelas
    Aktivitas Siswa di Kelas
    Melihat permasalahan tersebut, setidaknya seorang guru harus mampu mencari jalan keluar untuk mengatasi itu semua. Guru yang cerdas pasti akan dengan mudah mengatasi masalah tersebut. Nah disini penulis ingin berbagi sedikit informasi dengan anda berkaitan dengan kiat - kiat untuk mengatasi siswa yang nampak kurang bersemangat di dalam kelas.

    1. Tersenyumlah pada saat mengajar

    Guru yang pada saat pertama kali masuk kelas tanpa sedikit pun memberikan senyuman sudah barang tentu membuat siswanya malas. Apalagi jika pada saat mengajar? Murid menjadi ekstra malas, bahkan ingin segera mengakhiri kegiatan belajar mengajar. Mereka sudah tidak bersemangat lagi dengan melihat sikap gurunya tersebut. Melihat kondisi tersebut, cobalah pada saat pembelajaran berlangsung guru hendaknya memberikan senyuman hangat kepada para peserta didiknya. Senyum seorang guru kepada siswanya akan memberikan kesan positif bagi para siswa. Mereka akan merasa diperhatikan dan dihargai oleh gurunya. Keadaan ini membuat siswa menjadi bersemangat saat belajar, lebih dari itu mereka akan berusaha berperan aktif di dalam kelas.

    2. Berikan kepercayaan kepada siswa bahwa mereka mampu

    Guru yang terkesan memberikan kepercayaan hanya kepada siswa tertentu, dalam tanda petik "siswa cerdas" akan menimbulkan sebuah efek negatif. Efek negatif ini akan menyerang kepada siswa - siswa yang oleh gurunya tidak diberikan kepercayaan. Mereka akan berfikir bahwa guru tersebut hanya percaya pada si A, dan tidak mengharapkan kepercayaan kepada mereka. Kondisi sulit ini membuat para siswa menjadi kurang bersemangat dan enggan untuk berperan aktif di dalam kelas. Oleh sebab itulah, hendaknya seorang guru untuk tidak menganak emas siswa tertentu. Jadilah orang tua yang baik bagi mereka, hubungan yang baik akan menumbuhkan kesan positif. Dan hubungan antar siswa dengan gurunya bisa terbentuk dengan sebuah kepercayaan.

    3. Berikan kesempatan kepada siswa untuk berbuat

    Pada saat pembelajaran berlangsung hendaknya guru tidak hanya menjelaskan materi saja akan tetapi memberikan kesempatan kepada siswa untuk berbuat. Berbuat disini artinya siswa ikut berperan aktif dalam proses pembelajaran. Keaktifan seorang siswa di dalam proses pembelajaran akan memberikan pengalaman berharga bagi diri siswa dan memberikan efek positif bagi mereka. Siswa menjadi lebih percaya diri dan antusias pada saat pembelajaran.

    4. Berikan tanggung jawab sesuai dengan kemampuan siswa

    Tanggung jawab adalah sesuatu yang urgen dan harus di emban oleh seseorang. Tanggung jawab yang diberikan seorang guru kepada siswanya bertujuan untuk memberikan sebuah pengalaman yang sudah barang tentu menjadi sangat bermanfaat bagi si siswa. Pada saat pembelajaran berlangsung cobalah untuk memberikan tanggung jawab kepada peserta didik anda, misalkan setiap anak bertanggung jawab untuk mengawasi teman sebangkunya atau bahkan diberikan sebuah tanggung jawab untuk menjelaskan materi yang telah disampaikan guru apabila ada temannya yang tidak mengerti. Hal ini akan memicu rasa tanggung jawab dan membuat siswa bersemangat untuk mengemban misi serta tanggung jawab yang diberikan oleh gurunya. Namun perlu di garis bawahi, emban yang diterima oleh si siswa juga jangan melebihi batas kemampuanya. Anda pun harus melihat dulu dari segala segi, karena bisa saja tanggung jawab yang anda berikan malah menjadi beban bagi si peserta didik.

    5. Berikan Pujian/Aplus jika siswa berhasil melakukan sesuatu yang positif

    Ini menurut penulis adalah sesuatu yang tidak kalah penting untuk dilakukan. Seorang guru tidak ada salahnya untuk memberikan aplus dan pujian kepada muridnya jika mereka telah berhasil melakukan sesuatu yang positif. Siswa yng mendapat aplus dari gurunya, bahkan dari teman sekelasnya akan memicu semnagat belajarnya. Dia akan lebih bersemangat dan terpacu untuk selalu berperan aktif dikelas. Begitupun dengan teman - teman yang lainnya, mereka juga akan termotivasi untuk melakukan hal yang sama dan ikut bersemangat untuk berperan aktif dalam pembelajaran.

    Cara Mengajar di Kelas yang Terkenal Gaduh Dalam mengajar, guru dituntut untuk selalu berfikir  kreatif dalam mengoptimalkan kegiatan belajar mengajarnya. Cara mengajar yang salah akan berdampak tidak baik terhadap tujuan pembelajaran yang hendak di capai. Setidaknya guru harus seinovatif mungkin dalam menangani kelas yang diajarnya.


    Iya Inovatif, tapi bagaimana caranya jika menangani kelas yang didalamnya banyak sekali siswa yang terkenal gaduh dan nakal - nakal? Apakah bisa kita mengajar secara efektif disana?

    Ya tentu bisa ! Bahkan sangat bisa, asalkan ada keinginan yang kuat dari diri kvet yang lain. Jangan pernah menyerah dan teruslah berusaha.

    Nah saya akan share kepada anda tentang bagaimana tips serta cara - cara mengajar di kelas agar proses pembelajaran bisa efektif dan optimal khusunya untuk kelas yang seperti saya katakan di atas, Gaduh.

    1. Bersahabat dengan murid

    Kebanyakan guru ketika melihat kelasnya gaduh pasti akan muncul aura kekesalan dalam dirinya, bahkan ada guru yang memarahi murid - muridnya tersebut. Apakah itu salah? Saya katakan, "itu tidak mengapa". Guru memarahi muridnya  tentu bertujuan untuk mendidik mereka menjadi lebih baik, agar mereka sadar akan prilaku menyimpangnya tersebut. Namun perlu diperhatikan disini, guru juga harus mempertimbangkan kelas seperti apa yang sedang dia tangani. Jika kelasnya adalah kelas anak - anak yang sudah biasa gaduh, kita tidak boleh memvonis mereka nakal dan memarahi mereka begitu saja. Terkadang memang ada kelas yang seperti itu, dan bahkan kegiatan pembelajarannya akan efektif jika siswa-siswanya aktif. Solusi untuk menangani kelas seperti ini adalah bersahabatlah dengan mereka, jangan kita menjauhi mereka. Semakin kita menjauhi atau bahkan mengacuhkan mereka, itu sama saja kita meninggalkan tanggung jawab kita sebagai pendidik.

    2. Bersabar

    "Sabar itu ada batasnya", itulah ungkapan yang sering kita jumpai dalam kehidupan sehari - hari. Tapi menurut pengamatan saya, itu adalah sesuatu yang keliru bagi seorang guru, sebisa mungkin kita harus selalu bersabar bagaimanapun keadaannya karena kesabaran akan menuntut kita ke arah yang lebih baik. Begitupun pada saat kita sedang mengajar, tidak boleh kita sampai emosi atau bahkan memaki-maki para siswa yang memang ketahuan melakukan pelanggaran. Menegur harus, tapi bukan dengan emosi, kita harus tetap berusaha sabar dan tenang dalam menyikapi hal tersebut. Berikanlan sebuah teguran halus kepada si Anak agar dia sadar atas prilakunya, jika teguran halus ternyata masih belum, coba naikan intensitas tegurannya, misalkan dengan hukuman yang sekiranya masih bisa di emban oleh siswa tersebut. Tapi ternyata belum juga, coba berdiskusi 4 mata dengan si Anak, apa yang sebenarnya dia inginkan. 

    Guru yang tidak bersabar saat menghadapi siswa - siswa yang memang selalu gaduh di kelas, mungkin akan cepat tersulut emosinya. Namun bagi mereka yang mempunyai kesabaran tinggi, dia pasti memliki segala bentuk ide untuk selalu memberikan yang terbaik untuk anak didiknya.

    3. Jadilah Humoris

    Siswa yang aktif dan selalu membuat gaduh di kelas, sangat senang sekali dengan tipikal guru yang humoris. Kedekatannya antara guru humoris dengan yang pendiam jelas akan terlihat perbedaannya. Guru pendiam cenderung tidak begitu diidolakan oleh anak didiknya. Apalagi galak, mereka akan malas bahkan enggan untuk belajar bersamanya. Berbeda dengan guru humoris, dia akan mudah menjadi idola para murid, termasuk didalamnya siswa-siswa yang selalu gaduh. Kegaduhan yang dibuat siswa bisa dimanfaat oleh seorang guru yang humoris, yaitu dengan melakukan candaan - candaan segar yang membuat para siswa terfokus dan terhibur dengan kita. Inilah kesempatan emas untuk dimanfaatkan, setelah perhatiannya teralihkan kepada kita segera masukan materi - materi pembelajaran  kedalamnya. Sehingga siswa selain mendapatkan ilmu, mereka juga merasa senang saat belajar.

    Mungkin sekian saja tips serta cara mengajar yang bisa saya sharekan kepada anda, semoga artikel ini bermanfaat. Mari kita berusaha untuk menjadi guru yang berkualitas dan tentunya kreatif, sehingga bisa memberikan teladan yang baik bagi anak didik kita semua.
    Kenapa Siswa Finlandia sangat Cerdas dan Terkenal di Mata Dunia !? Ini dia Rahasianya! Finlandia merupakan negara dengan sistem pendidikan yang bisa dikatakan luar biasa, terbukti dengan lulusan-lulusannya yang berkualitas. Menurut saya itu bisa terjadi karena sistem pendidikan yang mereka terapkan sangat efektif dan efisien, bagaimana tidak? Sistem pendidikan yang mereka buat didesain sedemikian rupa sehingga membuat para siswa bisa mengoptimalkan kemampuan yang mereka miliki. Dengan optimalnya peran pemerintah dalam  sistem pendidikan, maka akan optimal juga hasil yang didapat oleh para siswa di sana. Akhirnya, siswa Finlandia pun menjadi siswa yang terkenal cerdas dan sukses di mata dunia.

    Di bawah akan saya jelaskan rahasia-rahasia apa saja yang membuat siswa-siswa finlandia bisa menjadi cerdas dan terkenal di mata dunia.

    Anak-anak baru mulai bersekolah pada saat usia mereka 7 tahun

    Berbeda dengan sistem pendidikan negara pada umumnya yang menerapkan usia 6 tahun untuk memulai sekolah, di Finlandia siswa baru diperbolehkan untuk bersekolah pada saat mereka sudah berusia 7 tahun. Itu dilakukan karena berbagai pertimbangan, salah satunya adalah berkaitan dengan kesiapan mental si anak. Mereka beranggapan bahwa anak usia dini masih perlu bersosialisasi dan mencari banyak teman. Nah ketika mereka sudah menginjakan kaki di kelas 4 sekolah dasar, barulah siswa diberi tugas yang nantinya dijadikan sebagai pedoman penilaian.

    Cara belajar mereka, 45 menit belajar ; 15 Menit Istirahat 

    Cara belajar seperti ini mereka buat, agar jumlah istirahat pada saat proses pembelajaran menjadi lebih panjang. Dengan begitu siswa tentu menjadi tidak jenuh pada saat proses pembelajaran berlangsung. Lebih dari itu mereka beranggapan, dengan adanya istirahat setiap 45 menit sekali, maka fokus mereka terhadap materi yang sedang dipelajari akan semaikin baik karena otak mereka selalu diusahakan untuk selalu fresh dan tidak tertekan. Ini memang masuk akal, karena kamu tahu sendiri jika saat belajar dalam keadaan fikiran tertekan dan cape maka belajar pun tidak akan bisa maksimal dan akan sulit berkonsentrasi.

    Semua Sekolah di Finlandia bebas biaya dan sekolah swasta diawasi ketat agar biayanya bisa terjangkau

    Sungguh luar biasa sistem pendidikan disana, pemerintahannya benar-benar menginvestasikan keuangan negaranya untuk pendidikan. Coba bayangkan, semua sekolah negeri di sana menyediakan sekolah gratis untuk semua siswa, siswa yang yang miskin dan yang kaya tidak dibeda-bedakan, semua mendapatkan perlakuan yang sama. Dengan keadaan seperti ini tentu membuat para siswa disana menjadi enjoy dan nyaman dalam menempuh pendidikan disana, karena yang namanya biaya sekolah sudah tidak menjadi beban pikian buat mereka. Lebih dari itu, finlandia juga menyediakan berbagai kebutuhan pendukung proes pembelajaran seperti makan siang, biaya kesehatan dan biaya transportasi. Sungguh menarik memang sistem pendidikan disana, ini sangat memanjakan para pelajar disana. Jika kita tinjau sekolah swasta disana, maka pemerintah akan mengawasi sekolah swasta tersebut agar semua biaya yang terdapat di dalamnya bisa dijangkau oleh siswa disana.

    Semua guru di Finlandia dibiayai pemerintah dalam mendapatkan gelar master

    Pemerintah Finandia beranggapan bahwa sistem pendidikan sangat dipengaruhi oleh guru. Semakin baik kualitas para guru maka akan semakin baik pula sistem pendidikannya. Nah mengetahui hal tersebut, pemerintahan Finlandia berusaha untuk meningkatkan kualitas para guru, salah satu caranya adalah dengan memberikan biaya gratis kepada semua guru untuk mendapatkan gelar master. Jika seorang guru sudah mendapatkan gelar master, maka secara otomatis kemampuan guru sudah tidak usah dipertanyakan lagi. 
    Perlu kamu ketahui gaji guru disana sangatlah besar. Jika dibuat perbandingan, gaji guru disana 2x lebih besar dibanding gaji guru di Amerika Serikat.  Di Finlandia guru adalah profesi yang sangat dikagumi dan digandrungi oleh karenanya pasti tidak mudah untuk menjadi guru profesional disana.

    Tidak ada ujian nasional

    Pemerintah sudah sangat percaya dengan kualitas guru yang mereka miliki. Guru sudah dianggap sebagai seseorang yang paling tahu kurikulum dan cara penilaian terbaik bagi para siswanya. Keadaan tersebut membuat ujian nasional disana tiadakan.Menurut saya prbadi, sistem pendidikan tanpa memasukan ujian nasional kedalamnya sangatlah tepat. Karena kita tahu sendiri setiap siswa memiliki keanekaragaman kemampuan. Keanekaragaman kemampuan ini tentu tidak bisa dinilai oleh satu jenis ujian yaitu ujian nasional yang sifatnya umum, keadaan ini menjadikan siswa tidak bisa diprediksi potensi terbaiknya. Berbeda jika guru si murid tersebut yang langsung memberikan ujian ke si anak bersangkutan, guru jelas tahu potensi terbaik si anak sehingga akan memberikan ujian sesuai dengan kondisi anak tersebut. Kondisi ini tentu akan menjadi lebih optimal ketimbang penggunaan ujian nasional.

    Sistem pembelajaran siswa SMP-SMA sama seperti sistem di kuliahan

    Siswa SMP-SMA disana sistem pembelajarannya mirip seperti diperkuliahan, mereka belajar hanya 4-5 jam. Selain itu mereka bisa menentukan sendiri jadwal belajar yang mereka inginkan. Tentunya ini sangatlah meringankan, mereka datang bukan karena paksaan melainkan karena keinginan mereka sendiri. Selain itu pendeknya jam pelajaran, membuat mereka bisa lebih produktif karena memiliki waktu luang yang lebih besar untuk mengembangkan potensi yang mereka miliki.

    Tidak ada sistem ranking

    Upaya pemerintah Finlandia untuk menjadikan siswanya cerdas sangat luar biasa. Salah satunya adalah dengan meniadakan sistem ranking, itu dilakukan agar tidak ada anggapan "sebagian siswa cerdas" dan "sebagai siswa bodoh". Hal tersebut hanya akan membuat salah satu diantaranya menjadi merasa lemah dan tidak mempunyai semangat untuk berprestasi. Melihat kondisi tersebut, tentunya harus ada sesuatu yang dilakukan yaitu dengan menganggap semua siswa adalah pintar dan tidak ada satu pun yang bodoh. Jika ini berhasil dilakukan maka siswa akan terus termotivasi untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.
    Prinsip serta Cara Mengajar yang Baik dan Perlu Diketahui oleh Semua Guru ! Dalam rangka meningkatkan kualitas hasil belajar siswa, kualitas mengajar seorang guru merupakan unsur yang sangat penting dan tidak bisa terlupakan. Semakin baik kualitas mengajar seorang guru maka akan semakin baik pula hasil yang akan didapatkan. Sebaliknya semakin buruk cara mengajarnya maka akan semakin rendah pula kualitas dari anak didiknya. Jadi disini teramat sangat penting bagi seorang guru, jika ingin menghasilkan anak didik yang berkualitas maka dia harus faham serta mengetahui cara mengajar yang baik dan berkualitas.



    Di Finlandia, untuk menjadi seorang guru tidak semudah di Negara kita ini, persaingannya sungguh sangat ketat dan juga ada step by step yang harus dilalui, mulai dari penyaringan, penilaian mutu guru, sampai pada akhirnya dinyatakan layak untuk menjadi seorang guru. Sehingga tidak aneh, jika kualitas dari lulusan guru di sana bisa dikatakan luar biasa dan layak di acungi jempol. Mereka sudah faham betul dengan yang namanya cara mengajar yang efektif dan berkualitas. 

    Terus apakah ada pengaruhnya terhadap kualitas pendidikan di Finlandia, jika guru - guru disana berkualitas? Sangat sekali, Finlandia merupakan negara dengan pendidikan No. 1 di dunia dan mengalahkan 40 Negara besar salah satunya adalah Amerika.

    Nah melihat ulasan tersebut, disini saya ingin membahas resep - resep serta cara mengajar yang baik dan berkualitas yang tentunya saya adopsi dari sistem yang dipakai oleh guru - guru Finlandia. Paling tidak kita bisa belajar dari mereka yang memang sudah tidak bisa diragukan lagi kualitasnya.

    1. Jangan Pernah Menganggap Remidial Siswa sebagai sebuah kegagalan 

    Di Finlandia remidial bukanlah sebuah bentuk kegagalan dari seorang siswa, melainkan adalah salah satu bentuk atau cara agar siswa bisa memperbaiki apa yang telah diperolehnya. Asumsi seperti ini tentu sangat bagus, sehingga siswa yang diremidial tidak menanggap dirinya gagal melainkan dia di kasih "sinyal serta moivasi" oleh gurunya untuk lebih meningkatkan kualitas yang terdapat pada dirinya. Yang tentunya akan mampu memacu dirinya untuk selalu berkembang dan memperbaiki diri.

    2. Tekankan Penilaian terhadap proses jangan Hasil

    Inilah salah satu kekurangan yang terdapat di Negara kita, sedih memang... Kebanyak guru - guru di negeri kita lebih melihat kepada hasil bukannya proses. Ya bisa saja si A mendapatkan nilai 100 dan guru pun bangga, tapi apakah itu sesuai dengan kemampuan siswa? bagaimana sikap murid tersebut pada saat pembelajaran? Apakah sesuai dengan nilai dari ulanagnnya? Bisa sajakan siswa tersebut nyontek atau sejenisnya. ingatlah rekan guru, banyak siswa di Indonesia yang mencontek karena terpaksa!? Lho kok terpaksa? Ya iya terpaksa, karena guru menekankan harus mendapatkan nilai sekian dengan kriteria sekian, jika tidak "GAGAL". Wow sekali memang, murid akan menjadi tertekan dan memaksa dirinya untuk melakukan segala cara untuk bisa lolos dari kegagalannya itu, salah satunya adalah dengan mencontek. Coba bayangkan jika yang kita nilai adalah proses bukan hasil akhir, siswa pun akan dengan santai mengerjakan tanpa adanya beban untuk meraih kriteria yang ditekankan guru. Dan hasil dari murid pun akan 100% pure pengerjaan siswa, nah disinilah guru bisa menilai apakah tujuan pembelajarannya sukses atau tidak.

    3. Tes dan ujian tidak usah dikerjakan secara sempurna,tapi lihat usahanya.

    Nah ini lagi, mungkin sangat erat kaitannya dengan poin no 2 diatas. Guru tidak usah memaksa murid untuk mengerjakan ujian atau tugas secara sempurna, tidak usah untuk menetapkan kriteria sekian - sekian. Cukup lihat dari usahanya saja. Apakah dia dalam usahanya sudah menunjukan hal positif, seperti halnya aktif dalam pembelajarannya, ikut berdiskusi, atau bahkan belajar menyimpulkan suatu hipotesis. Dari sana sebenarnya guru pun sudah bisa melihat kualitas dari si murid, bahwa murid ini pantasnya seperti apa dan penilaian buatnya seperti apa.

    4. Buat sebuah kegiatan pembelajaran yang fleksibel, nyaman dan efektif.

    Nah satu lagi, cobalah terapkan kegiatan belajar yang fleksibel nyaman dan efektif. Fleksibel disini artinya jangan sampai kegiatan pembelajaran terlihat kaku. Gitu - gitu aja, "materi ini pake model ini, pindah materi masih juga model kaya gitu" hal ini tentu akan membuat siswa bosan dan tidak begitu bersemangat dalam belajar. Buatlah model serta metode yang bervariasi dan tentunya "ngeh" dengan materi yang diajarkan, hal ini tentu akan membuat siswa lebih bebas untuk mengekspresikan diri dan juga aktif dalam kiegiatan pembelajaran.

    5. Usahakan kegiatan belajar mengajar tidak terfokus pada guru melainkan dua arah.

    Nah inilah salah satu sistem pembelajaran yang buanyak di pakai guru, hmmm,,, memang ini adalah metode yang efektif dan langsung jleb ke intinya. Tapi hal ini belum maksimal jika tidak adanya timbal balik dari siswa. Seorang siswa yang pada saat belajar dikelas, butuh yang namnya pengalaman untuk melakukan bukan pengalaman untuk mendengarkan/melihat saja. Pengalaman melakukan ini tentu akan memberikan efek yang teramat sangat positif dan berguna bagi seorang siswa. Coba bandingkan antara siswa SMK yang belajar dengan hanya melihat gurunya memperbaiki mobil, dengan mereka yang melihat contoh serta ikut mempraktekannya sendiri? Akan sangat jelaskan perbedaannya?

    6. Tidak mengenal sistem Ranking.

    Inilah satu kunci rahasia "Finlandia" kenapa mereka bisa menjadi negara dengan sistem pendidikan terbaik di dunia. Di Finlandia tidak mengenal yang namanya RANKING. Mereka melakukan itu bukan tanpa maksud melainkan ada sesuatu dibaliknya. Apa itu? Mereka ingin meminimalisir kemungkinan seorang guru yang hanya terfokus dengan murid pintar saja. Mereka ingin berusaha menjadikan guru Finlandia netral dan tidak membedakan antara murid yang biasa saja dengan murid yang memiliki kemampuan bagus. 

    Sistem ini akhirnya berjalan sesuai dengan rencana, guru - guru disana jadi terbiasa untuk tidak membeda - bedakan mana murid yang pintar mana murid yang bodoh, sampai ada salah salah seorang guru Finlandia yang pernah mengatakan "Kalau saya gagal dalam mengajar seorang murid, maka itu berarti ada yang tidak beres dengan pengajaran saya!".Lihat kalimat yang digaris bawahi, "seorang murid" tersebut mencakup semuanya baik yang biasa saja atau juga yang cerdas. Jadi jelas guru di Finlandia ingin sekuat tenaga untuk tidak membedakan antar yang bodoh dan yang pintar, mereka menganggap mereka sama dan memiliki kesempatan yang sama pula untuk menggapai keberhasilan.

    Tips Ampuh Membuat Kelas Menjadi Lebih Menyenangkan Belajar menyenangkan bisa menjadi aspek penting dalam kegiatan belajar mengajar di kelas. Dengan suasana seperti ini siswa akan menikmati kegiatan belajar mereka tanpa adanya perasaan tertekan. Tentu hal ini akan mampu memaksimalkan belajar si anak karena mereka merasa enjoy saat belajar. Oleh sebab itu, sebagai seorang guru, maka harus pandai - pandai  bagaimana caranya agar suasana di kelas menjadi meyenangkan karena kita tahu sendiri keuntungan yang didapatkan sangat banyak.

    Tips  Membuat Kelas Menyenangkan

    Nah, yang menjadi pertanyaan adalah apa tips dan trik dari rekan - rekan semua agar kegiatan belajar menjadi lebih menyenangkan? Yuk simak beberapa cara membuat suasana kelas menjadi menyenangkan berikut ini.

    Pancing Ide Anak

    Memancing ide anak akan mampu menghidupkan suasana kelas dan akhirnya mampu menjadikan kelas menjadi lebih menyenangkan. Namun sayangnya tidak mudah agar anak mau mengeluarkan ide - ide yang dimilikinya, terkadang ada saja anak yang malu, takut dan lain sebagainya. Disinilah peran vital seoarng guru, dia harus mencari cara bagaimana caranya agar siswa mau mengeluarkan pendapat dan ikut berbicara saat pembelajaran berlangsung. Tidak mudah memang, namun jika ada keinginan kuat pasti ada jalan, guru kreatif pasti akan selalu memiliki ide untuk mengatasi masalah ini semua. 

    Diskusi dan debat argumen bisa menjadi senjata ampuh dalam memancing si anak untuk mengeluarkan ide - idenya. Metode jenis ini akan memberikan keleluasaan bagi si anak untuk berbicara. Selain itu, metode ini juga bisa melatih siswa untuk terbuka terhadap perbedaan ide dan pendapat orang lain. Hal ini pastinya akan sangat penting bagi si anak, karena bisa menjadi pelajaran dan bekal untuk mereka dalam berinteraksi dengan orang lain, guru, kawan dan masyarakat.

    Jangan Berdiri di satu tempat

    Kebanyakan pada saat sedang mengajar posisi guru selalu terpaku di depan tanpa adanya usaha untuk berjalan ke tempat lain, semisal ke belakang. Mereka terpaku hanya ke dua tempat, kursi guru atau di depan papan tulis. Sembari bicara di depan, guru akan menyuruh siswa untuk membuka buku paket dan membacanya. Tak lama setelah itu, guru akan memberikan instruksi kepada siswa untuk memperhatikan apa yang akan dijelaskannya dan kemudian mengaitkannya dengan materi yang sudah mereka baca. Menurut penulis ini adalah metode yang kurang tepat, metode seperti ini terkesan seperti satu arah, karena hanya guru saja yang berbicara dan murid mendengarkan.

    Cobalah sebisa mungkin pada saat pembelajaran berlangsusng, guru langsung turun mendekati para siswa untuk memberikan penjelasan terhadap suatu materi. Semisal Fisika. Dengan turun langsung, sang guru bisa membantu siswa dalam mempergunakan rumus-rumus yang mungkin sekiranya membingunkan para siswa. Terlebih, mereka akan merasakan keterlibatan sang guru secara emosional, Dengan berpindah - pindah posisi, seorang guru juga bisa semakin tahu secara mendetail berkaitan tingkah laku anak, apakah anak ini rajin, apakah anak ini nakal atau sebagainya.

    Optimalkan Penggunaan Teknologi

    Teknologi merupakan salah satu alat yang bisa digunakan untuk menciptakan suasana aktif dan tentunya menyenangkan di kelas. Anda tahu sendirikan sekarang sudah ada yang namanya laptop, projektor dan internet yang bisa mendukung kegiatan belajar mengajar. Dengan penyajian yang berkualitas dan menarik, perhatian si siswa akan tertuju terhadap materi yang tengah disampaikan. Apabila hal ini telah berhasil dilakukan maka siswa akan lebih maksimal memperoleh materi yang di ajarkan oleh gurunya.

    Berikan Perhatian Kepada Semua Anak

    Sering sekali kita melihat seorang guru yang hanya memperhatikan murid-murid yang pintar saja. Mereka cenderung mempercayai siswa yang cerdas ketimbang siswa yang dalam tanda kutip "biasa - biasa saja". Mari kita ingat kembali masa - masa kita sekolah dulu. Apabila kita terlihat aktif dan pintar, maka kita akan merasa sangat di perhatikan oleh guru kita. Sebaliknya jika kita diam saja dan tidak menunjukan kecerdasan kita maka kita tidak diperhatikan oleh guru kita. Bagaimana perasaan anda jika anda berada di posisi seperti itu? Padahal anda sebenarnya memiliki potensi yang sangat luar biasa namun belum bisa menunjukannya. Inilah peran penting sorang guru, sebisa mungkin guru harus memperhatikan setiap detil anak di kelasnya dan guru harus percaya pula bahwa setiap anak memiliki potensi dan kecerdasan, ya meskipun berbeda - beda. Apabila si guru sudah mengetahu karakteristik kemampuan si anak, maka guru tinggal mendorong si anak untuk mengeluarkan potensi yang dimilikinya tersebut.

    Melakukan Variasi Kegiatan Saat Pembelajaran

    Cobalah untuk mendesain kegiatan pembelajaran seunik dan semenarik mungkin sehingga membuat siswa tidak bosan dan senang pada saat pembelajaran. Misalkan pada saat awal pembelajaran, selama 15 menit anda bisa memberikan suatu demontrasi yang berkenaan dengan materi yang akan diajarkan. Seperti demonstrasi gerak parabola atau sejensinya. Hal ini tentu akan memicu rasa penasaran si siswa dan guru bisa menjadi hasil demonstrasi sebagai bahan ajar untuk 40 menit atau 90 menit kedepan. Bisa juga setiap sepuluh menit setelah pembelajaran guru memberikan sebuah quiz selingan yang bisa membuat pembelajaran menjadi bervariasi. Intinya agar pembelajaran bisa bervariasi, guru harus sekreatif mungkin agar pembelajaran tidak terkesan kaku dan membuat siswa menjadi bosan saat belajar.